Kecamatan Belik dampingan Distribusi Air Bersih BPBD dan PMI Kabupaten Pemalang di Desa Belik dan Gombong.
Pendampingan Distribusi Air Bersih BPBD dan PMI Kabupaten Pemalang, Ratusan Warga Desa Gombong dan Belik Terima Bantuan

PEMALANG – Pemerintah Kecamatan Belik bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pemalang melaksanakan pendampingan pendistribusian air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Desa Gombong dan Desa Belik, Kecamatan Belik, pada Selasa (7/7/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian pemerintah dalam memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga yang mengalami kesulitan akibat menurunnya debit sumber air.
Pendistribusian air bersih difokuskan pada sejumlah titik yang mengalami krisis air. Pemerintah Kecamatan Belik turut melakukan pendampingan agar proses penyaluran bantuan berjalan tertib, tepat sasaran, dan dapat dinikmati seluruh masyarakat yang membutuhkan.
Di Desa Gombong, bantuan air bersih disalurkan ke empat titik di wilayah Bedahan, RW 05. Titik pertama berada di RT 06 dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 66 Kepala Keluarga (KK) atau 263 jiwa, terdiri atas 139 laki-laki dan 124 perempuan.
Selanjutnya, distribusi dilakukan di RT 07 RW 05 dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 55 KK atau 226 jiwa, yang terdiri dari 117 laki-laki dan 109 perempuan. Warga menyambut kedatangan mobil tangki air dengan antusias karena pasokan air bersih sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Penyaluran juga dilaksanakan di RT 08 RW 05 dengan jumlah penerima manfaat 46 KK atau 236 jiwa, terdiri atas 117 laki-laki dan 119 perempuan. Sementara itu, di RT 09 RW 05, bantuan diterima oleh 53 KK dengan total 238 jiwa, terdiri dari 126 laki-laki dan 112 perempuan.
Selain Desa Gombong, pendistribusian air bersih juga dilakukan di Dusun Tepus, Desa Belik. Titik pertama berada di RT 01 RW 03, tepatnya di Komplek Mushola Baetussalam, Tepus Lanji, dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 56 KK atau 172 jiwa.
Adapun titik kedua berada di RT 02 RW 03, di depan Masjid Baeturokhim Tepus Lanji. Pada lokasi ini bantuan air bersih disalurkan kepada 43 Kepala Keluarga dengan total 172 jiwa penerima manfaat.
Pendampingan yang dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Belik BERTUJUAN memastikan seluruh proses distribusi berjalan lancar, tertib, dan sesuai kebutuhan masyarakat. Koordinasi antara BPBD Kabupaten Pemalang, PMI Kabupaten Pemalang, pemerintah desa, serta aparat kewilayahan menjadi faktor penting dalam kelancaran kegiatan tersebut.
Salah seorang petugas dalam kegiatan menyampaikan bahwa distribusi air bersih akan terus dilakukan sesuai kondisi di lapangan dan kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap bantuan air bersih ini dapat meringankan beban masyarakat yang sedang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Sinergi antara BPBD, PMI, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa akan terus diperkuat agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal,” ujarnya.
Secara tidak langsung, pihak Kecamatan Belik juga menyampaikan apresiasi kepada BPBD Kabupaten Pemalang dan PMI Kabupaten Pemalang atas respons cepat dalam membantu masyarakat terdampak kekeringan. Menurutnya, kolaborasi lintas instansi menjadi kunci dalam penanganan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya pada musim kemarau.
Masyarakat penerima bantuan mengaku sangat terbantu dengan adanya distribusi air bersih tersebut. Pasokan air dari mobil tangki dimanfaatkan untuk kebutuhan memasak, minum, mandi, mencuci, serta keperluan rumah tangga lainnya. Warga berharap penyaluran air bersih dapat terus dilakukan selama kondisi kekeringan masih berlangsung.
Pemerintah Kecamatan Belik juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air bersih secara bijaksana dan terus menjaga kelestarian sumber daya air di lingkungan masing-masing. Upaya penghematan penggunaan air dinilai penting agar persediaan yang ada dapat dimanfaatkan secara merata oleh seluruh warga.
Melalui kegiatan pendampingan dropping air bersih BPBD dan PMI Kabupaten Pemalang ini, diharapkan kebutuhan dasar masyarakat di Desa Gombong dan Desa Belik tetap terpenuhi. Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga kemanusiaan, dan masyarakat menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menghadapi dampak musim kemarau serta memberikan pelayanan terbaik bagi warga Kecamatan Belik

