RAKOR Permohonan Bantuan Kendaraan Operasional untuk pecinta alam Sabawana.
Kecamatan Belik Hadiri Rapat Koordinasi Pembahasan Permohonan Bantuan Kendaraan Operasional untuk Organisasi Pecinta Alam SHABAWANA
PEMALANG – Pemerintah Kecamatan Belik menghadiri Rapat Koordinasi terkait pembahasan permohonan bantuan kendaraan roda empat yang diajukan oleh Organisasi Pecinta Alam SHABAWANA Taman Rancah, Desa Mendelem, Kecamatan Belik. Rapat tersebut dilaksanakan pada Jumat, 10 Juli 2026, bertempat di Ruang Rapat II Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Pemalang.
Dalam kegiatan tersebut, Camat Belik Slamet Edy Riyanto, S.E., M
.M. berhalangan hadir sehingga diwakili oleh Staf Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Belik, Aufar, S.IP. Rapat koordinasi dihadiri oleh perwakilan BPKPAD Kabupaten Pemalang, perangkat daerah terkait, serta pihak Organisasi Pecinta Alam SHABAWANA sebagai pemohon bantuan kendaraan operasional.
Pertemuan ini diselenggarakan untuk membahas permohonan bantuan kendaraan roda empat yang diharapkan dapat menunjang aktivitas organisasi dalam menjalankan berbagai kegiatan sosial, pelestarian lingkungan, penanganan kebencanaan, serta kegiatan kemanusiaan di wilayah Kecamatan Belik dan sekitarnya.
Dalam forum tersebut, masing-masing pihak menyampaikan pandangan dan masukan mengenai kebutuhan kendaraan operasional, mekanisme pengajuan bantuan, serta ketentuan administrasi yang harus dipenuhi sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Mewakili Camat Belik, Aufar, S.IP., menyampaikan bahwa Pemerintah Kecamatan Belik memberikan apresiasi terhadap kiprah Organisasi Pecinta Alam SHABAWANA yang selama ini aktif mendukung berbagai kegiatan kemasyarakatan dan pelestarian lingkungan.
“Kami mengapresiasi kontribusi Organisasi Pecinta Alam SHABAWANA yang selama ini turut berperan dalam berbagai kegiatan sosial, kepedulian terhadap lingkungan, serta membantu masyarakat pada saat diperlukan. Semoga pembahasan hari ini menghasilkan solusi terbaik sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Aufar.
Ia menambahkan bahwa kendaraan operasional memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas organisasi, terutama ketika melaksanakan kegiatan di lapangan yang membutuhkan respons cepat dan jangkauan wilayah yang luas.
Secara tidak langsung, Aufar juga menjelaskan bahwa pemerintah kecamatan siap memberikan dukungan koordinatif terhadap berbagai program positif yang dilakukan organisasi masyarakat selama memberikan manfaat bagi warga dan tetap berpedoman pada aturan yang berlaku.
Sementara itu, perwakilan Organisasi Pecinta Alam SHABAWANA memaparkan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan, mulai dari aksi pelestarian lingkungan, penghijauan, bakti sosial, edukasi kepada masyarakat, hingga keterlibatan dalam membantu penanganan kondisi darurat di wilayah Kecamatan Belik.
“Kendaraan operasional akan sangat membantu kelancaran kegiatan organisasi, terutama ketika melaksanakan aksi sosial, kegiatan konservasi alam, maupun membantu masyarakat dalam situasi tertentu. Kami berharap permohonan ini dapat memperoleh dukungan dari pemerintah daerah,” ungkap salah satu perwakilan SHABAWANA.
Rapat koordinasi berlangsung dalam suasana terbuka dan konstruktif. Setiap peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat serta mempertimbangkan berbagai aspek administratif, teknis, dan regulasi yang berkaitan dengan usulan bantuan kendaraan roda empat tersebut.
Pihak BPKPAD Kabupaten Pemalang memberikan penjelasan mengenai mekanisme pengelolaan aset daerah, prosedur pengajuan bantuan, serta tahapan yang harus dipenuhi sebelum suatu usulan dapat diproses lebih lanjut. Penjelasan tersebut menjadi pedoman bagi seluruh pihak agar proses berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Melalui forum koordinasi ini diharapkan tercipta kesamaan persepsi antara pemerintah daerah dan organisasi pemohon, sehingga setiap langkah yang diambil dapat dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Pemerintah Kecamatan Belik berharap sinergi dengan organisasi kemasyarakatan seperti SHABAWANA terus terjalin dengan baik. Keberadaan organisasi pecinta alam dinilai memiliki kontribusi positif dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kegiatan rapat koordinasi ditutup dengan penyampaian beberapa tindak lanjut yang akan dilakukan sesuai hasil pembahasan bersama. Seluruh peserta berkomitmen untuk terus memperkuat komunikasi dan koordinasi agar proses pengajuan bantuan dapat berjalan sesuai prosedur yang berlaku.
Alhamdulillah, Rapat Koordinasi Pembahasan Permohonan Bantuan Kendaraan Roda Empat bagi Organisasi Pecinta Alam SHABAWANA Taman Rancah Desa Mendelem berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Diharapkan hasil koordinasi ini dapat menjadi langkah awal dalam mendukung peningkatan kapasitas organisasi kemasyarakatan yang aktif berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan, kegiatan sosial, dan pembangunan di Kabupaten Pemalang, khususnya Kecamatan Belik.

