Frestival digitalisasi desa diskusi digitalisasi desa di Desa Bulakan.
Camat Belik Hadiri Festival Digitalisasi Desa di Bulakan pada Jum’at 4/7/2025
Belik, 4 Juli 2025 – Dalam upaya mendukung percepatan transformasi digital di wilayah pedesaan, Jum’at 4/7/2025 Camat Belik Bp. M. Maksum, S.IP didampingi Kasi PMD menghadiri kegiatan Festival Digitalisasi Desa yang diselenggarakan di Desa Bulakan, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang. Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai elemen penting, termasuk Kepala Desa Bulakan Bp. Sigit Pujiono, serta perwakilan dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pemalang yang bertindak sebagai narasumber utama.
Festival ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah desa, kecamatan, serta instansi terkait untuk mengenalkan dan mendorong penggunaan teknologi informasi dalam pelayanan publik, administrasi desa, dan pengembangan potensi ekonomi lokal berbasis digital.
Camat Belik Bp. M. Maksum, S.IP dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif Desa Bulakan dalam menyelenggarakan festival ini. Menurutnya, digitalisasi desa adalah salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan meningkatkan efisiensi pelayanan kepada masyarakat.“Digitalisasi bukan hanya tren, tetapi kebutuhan. Dengan sistem digital, pelayanan bisa lebih cepat, transparan, dan akuntabel,” ujar Camat Maksum di hadapan peserta kegiatan.
Ia juga menekankan bahwa keterlibatan aktif masyarakat dan perangkat desa sangat penting dalam implementasi program ini. “Kami dari Kecamatan siap mendukung penuh desa-desa di wilayah Belik yang ingin bertransformasi secara digital,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Bulakan Bp. Sigit Pujiono menyatakan bahwa festival ini merupakan bagian dari langkah awal membangun kesadaran digital di tingkat desa. Ia menyebut bahwa Desa Bulakan telah mulai menerapkan beberapa sistem digital, seperti aplikasi layanan administrasi desa, e-arsip, serta media informasi berbasis website.“Kami ingin menjadikan Bulakan sebagai desa percontohan dalam hal digitalisasi di Kecamatan Belik. Tentu ini tidak bisa kami lakukan sendiri, perlu sinergi dengan pemerintah kecamatan dan kabupaten,” jelas Sigit.
Acara ini juga menghadirkan narasumber dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Pemalang yang memberikan materi seputar konsep Smart Village, keamanan data digital, dan pentingnya literasi digital bagi masyarakat desa. Dalam pemaparannya, pihak Kominfo menyoroti pentingnya kesiapan infrastruktur dan SDM dalam mendukung digitalisasi desa.“Digitalisasi desa bukan hanya soal teknologi, tetapi juga kesiapan mental, edukasi masyarakat, dan komitmen bersama untuk berubah,” terang narasumber dari Diskominfo saat sesi diskusi berlangsung.
Kegiatan festival diisi dengan berbagai agenda seperti pelatihan pengelolaan website desa, demo aplikasi pelayanan publik, dan pameran UMKM berbasis digital dari masyarakat Desa Bulakan. Para peserta yang terdiri dari perangkat desa, karang taruna, kader PKK, serta tokoh masyarakat terlihat antusias mengikuti kegiatan hingga akhir.
Menurut Kasi PMD Kecamatan Belik yang turut mendampingi Camat, festival ini menjadi sarana strategis untuk mempercepat adopsi teknologi informasi oleh perangkat desa. “Kami berharap kegiatan semacam ini bisa digelar secara berkala dan melibatkan lebih banyak desa di Kecamatan Belik,” ungkapnya.
Selain memberikan manfaat praktis dalam pelayanan, digitalisasi desa juga diharapkan mampu mendorong transparansi anggaran, mempercepat akses informasi publik, serta membuka peluang ekonomi digital di tingkat desa.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, Desa Bulakan diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Pemalang untuk bergerak maju dalam bidang teknologi dan pelayanan publik yang berbasis digital.
Festival Digitalisasi Desa di Desa Bulakan menjadi bukti nyata bahwa kemajuan teknologi bisa dimanfaatkan untuk pembangunan desa yang lebih baik, berdaya saing, dan melek teknologi. Pemerintah Kecamatan Belik pun menyatakan komitmennya untuk terus mengawal dan memfasilitasi setiap desa yang ingin melangkah menuju era digital.



