Camat Belik Dampingi Baznas Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Desa Beluk.


Belik, 3 Oktober 2025 – Camat Belik, Bapak M. Maksum, S.IP, bersama jajaran Forkopimcam mendampingi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten dalam penyerahan bantuan kepada warga korban kebakaran rumah di Desa Beluk. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (3/10) pagi dan dihadiri oleh berbagai pihak, mulai dari Kasi Trantib, Kapolsek Belik, Danramil, hingga Kepala Desa Beluk.
Peristiwa kebakaran yang menimpa salah satu rumah warga Desa Beluk beberapa waktu lalu menyisakan duka mendalam. Rumah yang terbakar tersebut rata dengan tanah, membuat pemilik kehilangan harta benda dan tempat tinggal. Sebagai bentuk kepedulian, Baznas Kabupaten turun langsung memberikan bantuan untuk meringankan beban korban.
Penyerahan Bantuan Didampingi Forkopimcam
Dalam kesempatan tersebut, Camat Belik, M. Maksum, S.IP, menegaskan bahwa pendampingan dari jajaran pemerintahan merupakan bentuk nyata sinergi untuk membantu warga yang terdampak musibah.
“Kami hadir bersama Forkopimcam dan pemerintah desa sebagai wujud kepedulian. Bantuan dari Baznas ini semoga bisa meringankan beban keluarga korban kebakaran,” ujar Camat Belik.
Kasi Trantib Kecamatan Belik yang turut serta mendampingi juga menambahkan, kehadiran berbagai unsur pemerintahan menunjukkan bahwa masyarakat tidak sendiri dalam menghadapi musibah. “Musibah kebakaran ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih waspada, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial,” katanya.
Apresiasi Kepada Baznas Kabupaten
Kepala Desa Beluk mengungkapkan rasa terima kasih kepada Baznas Kabupaten atas kepedulian yang telah diberikan. Menurutnya, bantuan ini tidak hanya berarti secara materi, tetapi juga secara moral bagi warganya yang terdampak.
“Atas nama pemerintah desa dan warga Beluk, kami menyampaikan apresiasi kepada Baznas. Bantuan ini sangat berharga, apalagi mengingat rumah korban habis terbakar tanpa bisa menyelamatkan banyak barang,” ucap Kepala Desa.
Sementara itu, Kapolsek Belik dan Danramil yang turut hadir menekankan pentingnya kerja sama lintas instansi. Mereka menegaskan bahwa tugas aparat tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir dalam setiap kondisi sosial kemasyarakatan.
Peran Baznas dalam Kepedulian Sosial
Ketua tim pendamping dari Baznas Kabupaten menjelaskan, bantuan yang diberikan merupakan salah satu program rutin lembaga tersebut dalam membantu masyarakat yang terkena musibah. Bantuan ini diharapkan bisa segera dimanfaatkan oleh korban untuk memulai kembali kehidupan pasca-kebakaran.
“Kami tidak bisa menggantikan sepenuhnya kerugian yang dialami, tetapi kami berharap bantuan ini menjadi penyemangat untuk bangkit kembali. Baznas berkomitmen terus hadir di tengah masyarakat, khususnya ketika ada yang tertimpa musibah,” ujar perwakilan Baznas.
Selain bantuan darurat, Baznas juga menyiapkan program lanjutan berupa pendampingan ekonomi keluarga. Harapannya, korban kebakaran dapat segera pulih secara finansial dan tidak merasa ditinggalkan.
Warga Merasa Terbantu
Warga sekitar yang menyaksikan penyerahan bantuan pun merasa lega dengan hadirnya perhatian dari pemerintah dan Baznas. Salah satu tetangga korban mengatakan, “Kami bangga karena pihak kecamatan, kepolisian, TNI, dan desa bisa kompak mendampingi. Hal ini membuat korban tidak merasa sendirian.”
Kehadiran rombongan Forkopimcam dan Baznas juga menjadi bukti bahwa koordinasi lintas sektor berjalan baik di Kecamatan Belik. Setiap unsur pemerintah dan lembaga sosial berkolaborasi memberikan solusi nyata bagi warga yang terkena musibah.
Ajakan untuk Waspada dan Gotong Royong
Menutup kegiatan, Camat Belik kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah, terutama di musim kemarau. Ia juga mengajak seluruh warga agar terus menghidupkan semangat gotong royong.
“Kebakaran bisa terjadi kapan saja, karena itu mari kita semua berhati-hati. Selain itu, mari kita jaga budaya saling membantu, karena gotong royong adalah kekuatan terbesar masyarakat kita,” tegas Camat Belik.
Dengan penyerahan bantuan tersebut, diharapkan keluarga korban dapat segera bangkit dari musibah yang menimpanya. Momen ini juga menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah, aparat, lembaga sosial, dan masyarakat dalam menghadapi bencana

