Kegiatan

Rapat pematangan peringati hari pahlawan ke – 80 di Desa Bulakan terkait Napak Tilas.

Pemalang, Minggu (19/10/2025) —                                                                                                                                                                        Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan ke-80, Pemerintah Kecamatan Belik melalui Kasi Trantib, Bambang Martono, S.IP, menghadiri rapat pematangan kegiatan Napak Tilas yang digelar oleh Dewan Harian Cabang (DHC) 45 Kabupaten Pemalang. Rapat tersebut berlangsung di Balai Desa Bulakan, Kecamatan Belik, dan dihadiri oleh sejumlah unsur panitia, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kepemudaan.

Kegiatan Napak Tilas ini dijadwalkan akan dilaksanakan pada 8 November 2025, dengan rute dari Desa Bulakan menuju Desa Banyumudal. Agenda ini merupakan bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan yang telah berjasa memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Rapat Pematangan untuk Suksesnya Napak Tilas

Dalam sambutannya, Bambang Martono, S.IP yang hadir mewakili Camat Belik, menyampaikan bahwa kegiatan Napak Tilas bukan hanya seremonial tahunan, melainkan juga sarana untuk menumbuhkan semangat nasionalisme di tengah masyarakat, terutama bagi generasi muda.

“Napak Tilas ini adalah momentum penting untuk mengenang dan meneladani semangat juang para pahlawan. Kita ingin generasi muda memahami arti perjuangan dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bambang Martono di sela rapat.

Beliau juga menegaskan bahwa Pemerintah Kecamatan Belik mendukung penuh setiap kegiatan yang berorientasi pada pembinaan karakter kebangsaan dan pelestarian nilai-nilai perjuangan. “Kami siap berkoordinasi dan membantu agar pelaksanaan Napak Tilas berjalan lancar dan aman,” tambahnya.

Kolaborasi Antarinstansi dan Masyarakat

Ketua DHC 45 Kabupaten Pemalang, dalam arahannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Napak Tilas tahun ini akan melibatkan lintas elemen, mulai dari unsur pemerintahan, TNI-Polri, pelajar, hingga komunitas masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat kebersamaan dan menghidupkan kembali semangat gotong royong yang menjadi warisan luhur bangsa Indonesia.

“Kami menginginkan Napak Tilas tahun ini menjadi lebih bermakna, dengan keterlibatan aktif masyarakat. Semua pihak dapat berperan, baik dalam persiapan, pelaksanaan, maupun pasca kegiatan,” tuturnya.

Dalam rapat yang berlangsung hangat tersebut, juga dibahas sejumlah hal teknis seperti jalur yang akan ditempuh, titik istirahat, pembagian tugas panitia, serta kesiapan pengamanan dan kesehatan peserta. Beberapa peserta rapat memberikan masukan konstruktif agar kegiatan berjalan sesuai rencana dan mampu memberikan kesan mendalam bagi para peserta.

Semangat Nasionalisme dan Edukasi Sejarah

Kegiatan Napak Tilas dari Desa Bulakan ke Desa Banyumudal bukan hanya perjalanan fisik, melainkan juga perjalanan batin untuk mengenang perjuangan para pejuang lokal yang telah berkorban demi kemerdekaan bangsa. Rute tersebut dipilih karena memiliki nilai sejarah tersendiri bagi masyarakat sekitar.

Kepala Desa Bulakan, bp. Sigit Pujiono, S. Hut dalam kesempatan itu juga menyampaikan rasa terima kasih atas dipilihnya desanya sebagai titik awal Napak Tilas. “Kami merasa terhormat menjadi bagian dari kegiatan bersejarah ini. Semoga masyarakat Bulakan bisa berperan aktif dan mendukung penuh,” ucapnya.

Selain sebagai kegiatan peringatan, Napak Tilas juga diharapkan menjadi ajang edukasi bagi pelajar. Para siswa dari berbagai sekolah di Kecamatan Belik rencananya akan ikut serta dalam kegiatan ini untuk menanamkan nilai-nilai kepahlawanan dan kebangsaan.

Penutup dan Harapan Bersama

Menutup rapat, Kasi Trantib Bambang Martono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkomitmen mempersiapkan kegiatan tersebut. Ia berharap seluruh elemen dapat bersinergi agar kegiatan Napak Tilas dalam rangka peringatan Hari Pahlawan ke-80 dapat berjalan dengan khidmat dan sukses.                                                                                                                      “Mari kita jadikan peringatan Hari Pahlawan ini sebagai pengingat bahwa kemerdekaan tidak datang begitu saja. Kita harus terus menjaga semangat juang itu dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat dan negara,” pungkas Bambang.

Rapat berjalan dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan. Seluruh peserta rapat sepakat untuk terus berkoordinasi hingga menjelang hari pelaksanaan. Dengan kesiapan yang matang dan semangat gotong royong, diharapkan kegiatan Napak Tilas pada 8 November 2025 mendatang dapat menjadi simbol penghormatan sekaligus refleksi bagi seluruh masyarakat Pemalang dalam mengisi kemerdekaan dengan karya nyata.