Kegiatan

Camat Belik Sambut Kehadiran Mahasiswa KKN UGM di Desa Sodong Basari.

Camat Belik Sambut Kehadiran Mahasiswa KKN UGM di Desa Sodong Basari

Senin, 10 November 2025 menjadi hari penting bagi Pemerintah Desa Sodong Basari, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang. Pada hari tersebut, Camat Belik, Bp. M. Maksum, S.IP., M.M., didampingi Kasi Trantibun, Bp. Bambang Martono, S.IP., M.M., bersama Pj. Kepala Desa Sodong Basari, Bp. Suwarno, resmi menerima kedatangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Acara penyambutan berlangsung di Balai Desa Sodong Basari dengan suasana hangat, penuh antusiasme dari perangkat desa dan masyarakat.

Kunjungan mahasiswa KKN UGM ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang rutin dilaksanakan kampus tersebut, dengan fokus pada pemberdayaan desa, pendidikan, kesehatan, serta pengembangan ekonomi masyarakat. Kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Desa Sodong Basari.

Sambutan Camat Belik: Pentingnya Kolaborasi Pendidikan dan Pemerintah Desa

Dalam sambutannya, Camat Belik, Bp. M. Maksum, S.IP., M.M., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran mahasiswa UGM yang akan melaksanakan kegiatan KKN selama beberapa minggu ke depan. Ia menegaskan bahwa kerja sama antara pemerintah daerah dan dunia pendidikan harus terus diperkuat demi mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan.

> “Kami menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa UGM. Semoga kegiatan KKN ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat Sodong Basari,” ujar Camat Maksum.

 

Beliau juga menyampaikan secara tidak langsung bahwa mahasiswa diharapkan dapat menciptakan inovasi serta membantu mengidentifikasi kebutuhan masyarakat desa. “Pemerintah kecamatan sangat terbuka terhadap ide-ide baru dari mahasiswa. Kehadiran mereka dapat menjadi angin segar bagi terciptanya program pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya dalam kutipan tidak langsung.

Peran Pemerintah Desa dalam Mendukung Program KKN

Pj. Kepala Desa Sodong Basari, Bp. Suwarno, dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa terima kasih atas dipilihnya Desa Sodong Basari sebagai lokasi KKN. Menurutnya, kehadiran mahasiswa membawa harapan besar bagi peningkatan kapasitas masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan, UMKM, serta pemanfaatan teknologi informasi.

> “Kami dari Pemdes Sodong Basari sangat berterima kasih. Desa kami membutuhkan pendampingan dalam beberapa sektor, dan kehadiran mahasiswa KKN UGM sangat membantu,” ujar Suwarno.

 

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemerintah desa siap mendukung kebutuhan mahasiswa agar kegiatan KKN berjalan lancar. Pemdes juga telah menyiapkan data dan lokasi penelitian untuk memudahkan mahasiswa dalam penyusunan program kerja.

Dukungan Kasi Trantibun: Menjamin Koordinasi dan Keamanan

Turut hadir dalam acara tersebut, Kasi Trantibun Kecamatan Belik, Bp. Bambang Martono, S.IP., M.M., yang mendampingi Camat Belik selama kegiatan penyambutan. Dalam penjelasan tidak langsung, Bambang Martono menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi mahasiswa KKN selama melaksanakan aktivitas di desa.

Ia memastikan bahwa pihak kecamatan akan memfasilitasi koordinasi dengan pihak desa maupun lembaga-lembaga terkait, terutama yang berkaitan dengan ketertiban umum, keamanan, serta dukungan wilayah.

> “Kami siap membantu memastikan kegiatan KKN berjalan tertib dan aman. Kolaborasi ini harus membawa dampak positif bagi semua pihak,” ujar Bambang Martono.

 

Mahasiswa UGM Siap Laksanakan Program Pemberdayaan

Perwakilan mahasiswa KKN UGM menyampaikan rasa syukur dan antusiasme karena dapat diterima dengan baik oleh pemerintah kecamatan dan desa. Mereka menekankan bahwa program yang dibawa telah disesuaikan dengan kebutuhan desa melalui komunikasi awal dengan pihak Pemdes Sodong Basari.

Program yang akan dijalankan antara lain:

Pelatihan UMKM dan pemasaran digital

Edukasi kesehatan dan lingkungan

Pendampingan pendidikan anak-anak

Pemetaan potensi desa berbasis data

Mahasiswa juga berharap kerja sama ini dapat terjalin dengan baik hingga akhir masa KKN.

Harapan Ke Depan: Meningkatkan Pemberdayaan dan Potensi Desa

Acara penyambutan diakhiri dengan sesi foto bersama dan diskusi singkat mengenai rencana kegiatan KKN. Pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan mahasiswa sepakat bahwa kolaborasi ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Camat Belik, Bp. M. Maksum, S.IP., M.M., dalam penutupnya menyampaikan bahwa upaya pemberdayaan masyarakat harus dilakukan secara berkelanjutan.

> “Dengan kerja sama pemerintah, desa, dan perguruan tinggi, kami yakin Sodong Basari dapat berkembang menjadi desa yang lebih maju,” ujarnya.

 

Kedatangan mahasiswa KKN UGM ini menjadi langka cuush awal sinergi baru di Desa Sodong Basari. Diharapkan kegiatan ini dapat memperkuat pembangunan desa dan membuka peluang peningkatan kualitas hidup masyarakat.