Kegiatan

Rapat Koordinasi Persiapan Renovasi Palagan Bentar Desa Belik.

Rapat Koordinasi Persiapan Renovasi Palagan Bentar Digelar di Kecamatan Belik, Bahas Sinergi Pelestarian Sejarah
Belik, 25 Juni 2026 – Pemerintah Kecamatan Belik menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Renovasi Palagan Bentar pada Kamis (25/6/2026) di Ruang Klinik Kecamatan Belik. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi serta memperkuat koordinasi seluruh pihak yang terlibat dalam rencana renovasi salah satu situs bersejarah di wilayah Kecamatan Belik, yakni Palagan Bentar.
Dalam kegiatan tersebut, Camat Belik, Slamet Edy Riyanto, S.E., M.M., diwakili oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Belik, Sutopo, S.H. Rapat berlangsung dengan suasana penuh kebersamaan dan menghasilkan berbagai masukan positif sebagai bekal pelaksanaan renovasi ke depan.
Turut hadir dalam rapat tersebut para Ketua RT, tokoh pemuda, serta perwakilan DHR 45 Desa Belik yang memiliki perhatian terhadap pelestarian nilai-nilai sejarah dan perjuangan bangsa di wilayah Belik.
Dalam sambutannya, Sekcam Belik Sutopo, S.H. menyampaikan bahwa renovasi Palagan Bentar bukan hanya sebatas memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga merupakan upaya menjaga warisan sejarah agar tetap dikenal oleh generasi muda.
“Palagan Bentar merupakan bagian dari sejarah perjuangan yang harus kita lestarikan bersama. Renovasi ini diharapkan mampu menjaga nilai historis sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat,” ujar Sutopo.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan renovasi sangat bergantung pada dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah kecamatan mengajak seluruh pihak untuk ikut berperan aktif mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan.
Secara tidak langsung, Sekcam Belik juga menjelaskan bahwa koordinasi lintas unsur sangat penting agar proses renovasi berjalan sesuai rencana tanpa mengurangi nilai sejarah yang melekat pada Palagan Bentar.
Dalam forum tersebut, para peserta rapat menyampaikan berbagai usulan mengenai konsep renovasi, penataan lingkungan sekitar, hingga upaya menjaga keaslian situs bersejarah tersebut. Tokoh masyarakat dan tokoh pemuda berharap hasil renovasi nantinya mampu memberikan manfaat yang lebih luas, baik sebagai destinasi edukasi sejarah maupun sebagai kebanggaan masyarakat Desa Belik.
Perwakilan DGR 45 Desa Belik turut memberikan pandangan mengenai pentingnya mempertahankan identitas sejarah Palagan Bentar. Mereka berharap renovasi dilakukan secara hati-hati dengan tetap memperhatikan aspek historis sehingga tidak menghilangkan nilai perjuangan yang menjadi ciri khas lokasi tersebut.
Selain membahas teknis renovasi, rapat juga menjadi wadah untuk mempererat komunikasi antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan. Melalui diskusi yang berlangsung secara terbuka, berbagai masukan berhasil dihimpun sebagai bahan penyempurnaan rencana renovasi.
Suasana rapat berlangsung tertib, penuh semangat, dan kondusif. Seluruh peserta menunjukkan komitmen yang sama dalam mendukung pelestarian situs sejarah sebagai bagian dari identitas daerah.
Di akhir kegiatan, Sekcam Belik menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah hadir dan memberikan kontribusi pemikiran dalam rapat koordinasi tersebut.
“Alhamdulillah, rapat hari ini berjalan lancar dan menghasilkan banyak masukan yang bermanfaat. Terima kasih kepada seluruh Ketua RT, tokoh pemuda, serta DHR 45 Desa Belik yang telah menunjukkan kepedulian terhadap pelestarian Palagan Bentar,” ungkapnya.
Dengan terlaksananya Rapat Koordinasi Persiapan Renovasi Palagan Bentar ini, Pemerintah Kecamatan Belik berharap seluruh proses renovasi dapat berjalan sesuai rencana melalui kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat. Renovasi ini diharapkan mampu menjaga keberadaan Palagan Bentar sebagai simbol perjuangan sekaligus menjadi aset sejarah yang dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
Melalui sinergi seluruh elemen masyarakat, renovasi Palagan Bentar di Kecamatan Belik diharapkan tidak hanya mempercantik kawasan, tetapi juga memperkuat rasa cinta tanah air, meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian sejarah, serta menjadikan situs tersebut sebagai salah satu ikon sejarah yang membanggakan bagi Kabupaten Pemalang.