Monitoring Kegiatan Gamelan, Camat Belik Dukung Pelestarian Budaya Lokal di Desa Sikasur.


Sabtu, 17 Mei 2025 — Sikasur, Pemalang — Dalam rangka mendukung pelestarian budaya lokal dan meningkatkan peran masyarakat dalam kesenian tradisional, Camat Belik, Bapak M. Maksum, S.IP, melakukan monitoring kegiatan latihan gamelan di Desa Sikasur pada Sabtu, 17/5/2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di rumah salah satu warga setempat dan turut dihadiri oleh Kepala Desa Sikasur, Bapak Kusin, serta didampingi oleh Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan Belik.
Monitoring ini dilakukan sebagai bentuk dukungan pemerintah kecamatan terhadap partisipasi masyarakat dalam kegiatan seni budaya, khususnya menjelang pagelaran gamelan tingkat kabupaten yang akan diselenggarakan pada 16 Juni 2025 di Pendopo Kabupaten Pemalang.
Dalam keterangannya, Camat Belik M. Maksum, S.IP mengapresiasi semangat warga Desa Sikasur yang terus melestarikan kesenian tradisional gamelan sebagai bagian dari identitas budaya Jawa.
“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk kita dukung, karena gamelan bukan hanya hiburan, tapi juga warisan budaya leluhur yang harus terus dijaga. Saya sangat bangga dengan antusiasme warga Sikasur dalam mempersiapkan penampilan mereka untuk pagelaran nanti,” ujar Maksum saat berdialog dengan warga.
Kegiatan latihan gamelan di Desa Sikasur dilakukan secara rutin, terutama menjelang pelaksanaan pagelaran seni tingkat kabupaten. Latihan ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari remaja, tokoh masyarakat, hingga perangkat desa yang turut memberikan dukungan moral dan logistik.
Kepala Desa Sikasur, Bapak Kusin, menyampaikan bahwa latihan gamelan merupakan bentuk kolaborasi antarwarga untuk menjaga budaya lokal tetap hidup. Ia juga mengatakan bahwa Desa Sikasur siap berpartisipasi maksimal dalam acara pagelaran gamelan yang akan datang.
“Kami bersama warga sangat antusias menyambut kegiatan ini. Latihan gamelan bukan hanya untuk tampil di kabupaten, tetapi juga sebagai bentuk kebanggaan terhadap budaya desa kami. Semoga latihan ini membuahkan hasil yang maksimal,” ungkap Kusin.
Sementara itu, Kasi PMD Kecamatan Belik yang turut mendampingi Camat Belik menambahkan bahwa kegiatan seperti ini juga sejalan dengan upaya pemberdayaan masyarakat melalui pelestarian budaya.
Menurutnya, kegiatan kesenian tradisional seperti gamelan tidak hanya menciptakan ruang ekspresi budaya, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan warga.
“Kami dari pihak kecamatan siap memfasilitasi dan mendukung setiap kegiatan desa yang bertujuan positif, terutama yang berkaitan dengan pemberdayaan dan pelestarian budaya,” ujar Kasi PMD.
Monitoring kegiatan latihan gamelan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan kesiapan desa dalam mengikuti event seni tingkat kabupaten, serta meninjau kebutuhan sarana dan prasarana yang mungkin diperlukan.
Warga Desa Sikasur pun menyambut positif kunjungan dari pihak kecamatan. Salah satu warga, Ibu Siti Rahmawati, menyampaikan rasa senangnya atas kehadiran Camat dan perangkat kecamatan yang secara langsung melihat latihan gamelan di rumahnya.
“Kami merasa bangga dan lebih semangat karena mendapat perhatian langsung dari Pak Camat dan tim. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk tampil lebih baik nantinya,” katanya.
Secara keseluruhan, kegiatan monitoring berjalan lancar dan penuh keakraban. Kehadiran Camat Belik beserta rombongan disambut hangat oleh warga dan para penggiat seni di Desa Sikasur. Mereka berharap dukungan dari pemerintah akan terus berlanjut, tidak hanya untuk acara tertentu tetapi juga dalam pengembangan seni budaya secara berkelanjutan.
Dengan semangat gotong royong dan komitmen pelestarian budaya, Desa Sikasur siap memberikan penampilan terbaik dalam Pagelaran Gamelan Kabupaten Pemalang pada 16 Juni 2025 mendatang. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa seni tradisional masih memiliki tempat penting di tengah perkembangan zaman

