Rakor Persiapan Lomba MTQ Tingkat Kabupaten Pemalang Tahun 2025 Digelar di Kecamatan Belik
Rapat Koordinasi Persiapan Lomba MTQ Tingkat Kabupaten Pemalang Tahun 2025 Digelar di Kecamatan Belik

Belik, 19 Mei 2025 – Dalam rangka menyukseskan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Pemalang Tahun 2025, Kecamatan Belik menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Lomba MTQ yang bertempat di Aula Kecamatan Belik, Senin (19/5/2025). Rapat ini dihadiri oleh Camat Belik, M. Maksum, S.IP, didampingi oleh Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Kasi Trantibum), Bambang Martono, S.IP, serta perwakilan dari Kantor Urusan Agama (KUA) Belik.
Acara tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dan strategi antarinstansi dalam mempersiapkan pelaksanaan MTQ yang direncanakan akan digelar pertengahan tahun ini. MTQ tingkat kabupaten merupakan ajang tahunan yang selalu dinanti oleh masyarakat karena menjadi sarana pembinaan generasi muda dalam memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.
Camat Belik, M. Maksum, S.IP, dalam sambutannya menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini bukan hanya sebatas agenda formal, tetapi menjadi langkah awal dalam memastikan kesiapan wilayah Belik sebagai peserta aktif dalam ajang MTQ tingkat Kabupaten Pemalang.
> “Kita ingin Kecamatan Belik berkontribusi maksimal dalam pelaksanaan MTQ tahun ini. Oleh karena itu, seluruh elemen harus bersinergi, mulai dari unsur pemerintah kecamatan, KUA, hingga tokoh masyarakat dan pemuda,” ujar M. Maksum.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan teknis dan administratif, termasuk pembinaan peserta, penyusunan jadwal latihan, hingga ketersediaan fasilitas pendukung. Maksum berharap, melalui koordinasi yang matang, para kafilah dari Belik bisa tampil maksimal dan membawa pulang prestasi.
Senada dengan itu, Bambang Martono, S.IP selaku Kasi Trantibum Kecamatan Belik, menjelaskan bahwa aspek keamanan dan ketertiban selama masa persiapan hingga pelaksanaan lomba juga menjadi perhatian utama.
> “Kami akan memastikan suasana kondusif, baik untuk proses pembinaan peserta maupun saat keberangkatan dan pelaksanaan lomba di tingkat kabupaten. Semua pihak harus merasa nyaman dan aman,” kata Bambang.
Dalam rapat koordinasi ini, perwakilan dari KUA Belik juga turut memberikan masukan penting terkait aspek keagamaan dan kualifikasi peserta. KUA menegaskan perlunya seleksi dan pembinaan yang intensif agar peserta benar-benar memahami materi dan mampu tampil percaya diri di panggung MTQ.
Selain itu, dalam forum ini juga dibahas mengenai pembentukan tim pendamping, penentuan pelatih untuk masing-masing cabang lomba, serta penjadwalan latihan rutin. Seluruh peserta rapat sepakat bahwa kesuksesan MTQ tidak hanya ditentukan pada hari pelaksanaan, tetapi juga dipengaruhi oleh persiapan yang matang dan berkesinambungan.
Rapat ini juga mengundang partisipasi dari tokoh masyarakat dan pemuda setempat yang selama ini aktif dalam kegiatan keagamaan. Kehadiran mereka diharapkan dapat menjadi penggerak di tingkat desa dalam menjaring bibit unggul peserta MTQ.
Sebagai penutup, M. Maksum kembali mengingatkan pentingnya kerja sama dan komunikasi antarinstansi dalam menyukseskan MTQ. Ia berharap hasil dari rapat ini segera ditindaklanjuti dengan aksi nyata di lapangan.
> “Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Keberhasilan ini akan menjadi kebanggaan bersama Kecamatan Belik. Mari kita wujudkan MTQ yang bukan hanya berkualitas, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan dan keimanan,” tegasnya.
Dengan dimulainya rangkaian persiapan melalui rapat koordinasi ini, Kecamatan Belik menunjukkan komitmennya dalam mendukung suksesnya Lomba MTQ Tingkat Kabupaten Pemalang Tahun 2025. Harapannya, MTQ tahun ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

