MONEV ADM. DESA DAN LAPKEUDES DESA GUNUNGTIGA: Evaluasi Kinerja Administrasi Desa.


Gunungtiga, 19 Desember 2025 – Desa Gunungtiga, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, menjadi pusat perhatian dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Administrasi Desa dan Laporan Keuangan Desa (Lapkeudes) pada Jumat (19/12/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh tim evaluator yang terdiri dari Nurokhman, Kuning HR, Angga Widuta, Edy Sugianto, Saebatul Hamdi, dan Agus Nurohman.
Kedatangan tim evaluator disambut dengan baik oleh Kepala Desa Gunungtiga, Bp. Nahyono, beserta jajaran perangkat desa. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan monev ini sebagai upaya meningkatkan kualitas administrasi desa dan transparansi keuangan desa,” ujar Bp. Nahyono dalam sambutannya.
Dalam kegiatan monev, tim evaluator melakukan peninjauan terhadap dokumen-dokumen administrasi desa, seperti buku administrasi desa, laporan keuangan, dan dokumen lainnya. Mereka juga melakukan wawancara dengan perangkat desa dan masyarakat untuk mendapatkan informasi tentang kinerja administrasi desa.
“Evaluasi ini sangat penting untuk mengetahui kelemahan dan kekuatan dalam pengelolaan administrasi desa, sehingga kita dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” kata Nurokhman, salah satu tim evaluator.
Hasil monev menunjukkan bahwa Desa Gunungtiga telah memiliki sistem administrasi yang cukup baik, namun masih terdapat beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki. “Kami akan segera menindaklanjuti hasil evaluasi ini untuk meningkatkan kualitas administrasi desa dan transparansi keuangan desa,” tegas Bp. Nahyono.
Kegiatan monev ini juga dihadiri oleh beberapa perangkat desa dan masyarakat, yang sangat antusias dalam mengikuti proses evaluasi. “Kami berharap dengan adanya monev ini, Desa Gunungtiga dapat menjadi lebih baik dan transparan dalam pengelolaan administrasinya,” ujar salah satu warga.
Dengan adanya kegiatan monev ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas administrasi desa dan transparansi keuangan desa, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa. “Kami akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tutup Bp. Nahyono

