BeritaKegiatan

Camat Belik Bersama Jajaran Salurkan Bantuan PMI untuk Warga Terdampak Longsor di Desa Sodong Basari.


Belik – Mohon ijin, Selasa, 20 Januari 2025, Bapak Camat Belik yang didampingi oleh Kasi Pelayanan Kecamatan Belik, Nur Dwi Pujiyanto, S.K.M., M.Si., Penjabat (PJ) Desa Sodong Basari Suwarno, serta Kepala Dusun Sodong Barat, menyalurkan bantuan dari Palang Merah Indonesia (PMI) kepada warga yang terdampak bencana longsor. Penyaluran bantuan dilaksanakan di rumah Bapak Mitadaun, warga RT 01 RW 01 Desa Sodong Basari, Kecamatan Belik, yang menjadi salah satu korban terdampak langsung akibat peristiwa tanah longsor.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa terhadap musibah yang menimpa warga. Kehadiran langsung Camat Belik beserta jajaran menjadi bukti bahwa pemerintah berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya saat warga sedang mengalami kesulitan akibat bencana alam.
Setibanya di lokasi, rombongan disambut oleh Bapak Mitadaun beserta keluarga dengan penuh rasa haru. Kondisi rumah yang terdampak longsor tampak memprihatinkan, dengan sebagian dinding dan halaman rumah mengalami kerusakan akibat material tanah yang longsor. Bantuan dari PMI yang disalurkan berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat, yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar korban bencana.
Camat Belik dalam keterangannya menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian dari pemerintah serta PMI kepada warga yang tertimpa musibah. “Kami hadir untuk memberikan dukungan moril sekaligus menyalurkan bantuan agar dapat sedikit meringankan beban warga yang terdampak longsor,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pemerintah kecamatan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait untuk memastikan kondisi warga tetap terpantau dan mendapatkan penanganan yang diperlukan. Menurutnya, keselamatan dan kesejahteraan masyarakat merupakan prioritas utama, terlebih dalam situasi darurat akibat bencana.
Secara tidak langsung, Camat Belik menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun solidaritas dan semangat kebersamaan. Ia berharap masyarakat tidak merasa sendirian dalam menghadapi musibah, karena pemerintah selalu berupaya hadir dan memberikan pendampingan.
Sementara itu, Kasi Pelayanan Kecamatan Belik, Nur Dwi Pujiyanto, S.K.M., M.Si., menjelaskan bahwa bantuan dari PMI ini merupakan hasil koordinasi lintas pihak yang bertujuan untuk mempercepat penanganan pascabencana. “Bantuan ini memang tidak bisa menggantikan kerugian yang dialami, tetapi setidaknya dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak sehari-hari,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa pihak kecamatan akan terus memantau kondisi warga terdampak, khususnya apabila terdapat kebutuhan tambahan yang bersifat mendesak. Secara tidak langsung, ia mengajak seluruh pihak, baik pemerintah desa maupun masyarakat, untuk saling bergotong royong membantu sesama yang sedang tertimpa musibah.
Penjabat Desa Sodong Basari, Suwarno, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Menurutnya, kehadiran Camat Belik beserta jajaran memberikan semangat tersendiri bagi warganya. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan kepedulian dari pemerintah kecamatan serta PMI. Ini sangat berarti bagi warga kami yang sedang mengalami musibah,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa pihak desa telah melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak longsor dan akan terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan untuk penanganan lebih lanjut. Secara tidak langsung, ia menyampaikan bahwa kerja sama antara desa dan kecamatan sangat penting agar penanganan bencana dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
Kepala Dusun Sodong Barat juga menyampaikan bahwa longsor yang terjadi disebabkan oleh curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir. Hal tersebut membuat kondisi tanah menjadi labil dan akhirnya terjadi longsor di beberapa titik. Ia berharap adanya perhatian lebih lanjut terkait upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Bapak Mitadaun selaku penerima bantuan mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan. “Saya sangat bersyukur atas bantuan ini. Kehadiran Bapak Camat dan semua pihak membuat kami merasa tidak sendirian menghadapi musibah ini,” ucapnya dengan penuh haru.
Secara tidak langsung, ia menyampaikan bahwa bantuan tersebut sangat membantu keluarganya, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar setelah rumahnya terdampak longsor. Ia berharap kondisi segera membaik dan keluarganya dapat kembali menjalani aktivitas seperti sediakala.
Kegiatan penyaluran bantuan PMI ini berlangsung dengan tertib dan penuh suasana empati. Dialog yang terjalin antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan warga menunjukkan adanya kepedulian yang kuat terhadap kondisi sosial masyarakat. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat meringankan beban korban serta menjadi langkah awal dalam proses pemulihan pascabencana.
Dengan adanya kegiatan ini, pemerintah Kecamatan Belik menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya saat terjadi bencana alam. Sinergi antara Camat Belik, Kasi Pelayanan, PJ Desa Sodong Basari, Kepala Dusun, dan PMI menjadi contoh nyata kerja sama yang baik dalam penanganan bencana.
Melalui penyaluran bantuan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan gotong royong semakin kuat di tengah masyarakat. Pemerintah kecamatan bersama seluruh unsur terkait akan terus berupaya mengawal proses pemulihan warga terdampak longsor agar mereka dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik