Camat Belik dan Tim PMI Kec. Belik Salurkan Bantuan kepada Warga Desa Gunungjaya yang Tersengat Listrik
Camat Belik dan PMI Salurkan Bantuan kepada Warga Desa Gunungjaya yang Tersengat Listrik

Belik – Camat Belik bp. Slamet Edy Riyanto, S. E,.M.M didampingi Tim PMI Kecamatan Belik bp. Nur Dwi Pujiyanto, S. K. M,.M.Si melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan PMI kepada warga Desa Gunungjaya yang tersengat listrik. Bantuan tersebut diserahkan melalui Kepala Dusun (Kadus) Gantungan Desa Gunungjaya, Ibu Setiyani, sebagai bentuk kepedulian pemerintah kecamatan dan PMI terhadap warga yang mengalami musibah.
Kegiatan penyaluran bantuan berlangsung dengan penuh empati dan kepedulian sosial. Camat Belik bp. Slamet Edy Riyanto, S. E,.M.M menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah bersama PMI merupakan wujud nyata respon cepat terhadap warga yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
“Kami hadir bersama PMI Kecamatan Belik untuk memberikan dukungan moril dan bantuan kepada warga Desa Gunungjaya yang tersengat listrik. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga serta mempercepat proses pemulihan korban,” ujar Slamet Edy Riyanto dalam keterangannya.
Ia juga menambahkan bahwa musibah bisa terjadi kapan saja dan kepada siapa saja. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati, terutama terkait instalasi listrik di rumah maupun lingkungan sekitar. Menurutnya, keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Tim PMI Kecamatan Belik bp. Nur Dwi Pujiyanto, S. K. M,.M.Si menjelaskan bahwa PMI memiliki komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam situasi darurat maupun kondisi sosial lainnya. Ia menyebutkan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bagian dari program kemanusiaan PMI untuk membantu warga yang mengalami musibah.
“PMI Kecamatan Belik selalu siap bergerak cepat ketika ada laporan kejadian yang membutuhkan penanganan atau bantuan kemanusiaan. Kami berharap bantuan ini bisa sedikit membantu kebutuhan korban dan keluarga,” ungkap Nur Dwi Pujiyanto.
Penyaluran bantuan PMI kepada warga Desa Gunungjaya yang tersengat listrik tersebut dilakukan melalui Kadus Gantungan Desa Gunungjaya, Ibu Setiyani. Dalam kesempatan itu, Ibu Setiyani menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian dari Camat Belik dan Tim PMI Kecamatan Belik.
“Atas nama keluarga korban dan Pemerintah Desa Gunungjaya, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Camat Belik dan Tim PMI Kecamatan Belik atas bantuan yang diberikan. Ini sangat berarti bagi keluarga kami,” tutur Setiyani.
Secara tidak langsung, ia juga menyampaikan bahwa kondisi korban saat ini sudah mendapatkan penanganan medis dan terus dalam pemantauan. Dukungan dari berbagai pihak, menurutnya, sangat membantu secara psikologis bagi keluarga yang sedang menghadapi musibah.
Kegiatan penyaluran bantuan ini sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Gunungjaya tentang pentingnya keselamatan instalasi listrik. Camat Belik bp. Slamet Edy Riyanto, S. E,.M.M mengimbau agar warga secara rutin memeriksa kondisi kabel, sambungan listrik, serta tidak melakukan pemasangan yang tidak sesuai standar keamanan.
Dengan adanya sinergi antara Pemerintah Kecamatan Belik dan PMI Kecamatan Belik, diharapkan respons terhadap berbagai kejadian sosial dan kemanusiaan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran. Penyaluran bantuan PMI kepada warga Desa Gunungjaya yang tersengat listrik ini menjadi bukti nyata kolaborasi tersebut.
Pemerintah Kecamatan Belik berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam kegiatan pembangunan, tetapi juga dalam situasi darurat dan musibah. Kepedulian sosial dan gotong royong menjadi nilai utama dalam membangun solidaritas antarwarga di wilayah Kecamatan Belik.
Melalui kegiatan ini, Camat Belik bp. Slamet Edy Riyanto, S. E,.M.M berharap masyarakat semakin waspada terhadap potensi bahaya listrik di lingkungan rumah. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk PMI, untuk memastikan setiap warga mendapatkan perhatian dan bantuan yang layak saat mengalami musibah

