Kegiatan

Monitoring Persiapan Inspeksi Inspektorat di Desa Kuta, Kecamatan Belik.


Belik – Dalam rangka memastikan kesiapan administrasi dan tata kelola pemerintahan desa, kegiatan monitoring dan fasilitasi persiapan inspeksi Inspektorat dilaksanakan di Desa Kuta, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang pada Senin, 2 Maret 2026. Kegiatan ini dilakukan oleh Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan Belik, Suparto, S.E., bersama Kasi Pemerintahan Kecamatan Belik, Suwarno, S.H.
Monitoring ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada Pemerintah Desa Kuta dalam menghadapi pemeriksaan atau inspeksi dari Inspektorat Kabupaten Pemalang. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pembinaan dan pengawasan agar pengelolaan administrasi serta penggunaan anggaran desa berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam kegiatan tersebut, Suparto, S.E. dan Suwarno, S.H. melakukan pengecekan berbagai dokumen administrasi desa yang berkaitan dengan pelaksanaan program pembangunan, pengelolaan keuangan desa, serta laporan kegiatan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah desa.
Kasi PMD Kecamatan Belik, Suparto, S.E., menyampaikan bahwa monitoring ini merupakan langkah awal untuk memastikan bahwa seluruh dokumen yang dibutuhkan dalam inspeksi Inspektorat telah dipersiapkan dengan baik oleh pemerintah desa.
“Kegiatan monitoring ini kami lakukan untuk memastikan kesiapan Desa Kuta dalam menghadapi inspeksi dari Inspektorat. Kami juga memberikan pendampingan agar dokumen administrasi dan laporan kegiatan dapat tersusun dengan baik dan sesuai aturan,” ujar Suparto.
Ia menambahkan bahwa kegiatan pembinaan seperti ini sangat penting agar pemerintah desa dapat memahami prosedur administrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik. Dengan demikian, diharapkan proses pemeriksaan oleh Inspektorat nantinya dapat berjalan dengan lancar.
Sementara itu, Kasi Pemerintahan Kecamatan Belik, Suwarno, S.H., menjelaskan bahwa selain melakukan pengecekan dokumen, pihaknya juga memberikan arahan kepada perangkat desa terkait hal-hal yang perlu dipersiapkan menjelang inspeksi.
Menurutnya, kesiapan administrasi menjadi salah satu aspek penting dalam pemeriksaan Inspektorat, sehingga pemerintah desa perlu memastikan bahwa semua data dan dokumen telah tertata dengan rapi dan lengkap.
“Kami memberikan fasilitasi serta arahan kepada perangkat desa agar seluruh dokumen yang berkaitan dengan kegiatan pemerintahan dan pembangunan desa dapat dipersiapkan secara maksimal,” jelas Suwarno.
Ia juga menegaskan bahwa monitoring ini bukan hanya sekadar pemeriksaan awal, tetapi juga bentuk pendampingan dari pihak kecamatan kepada pemerintah desa agar tata kelola pemerintahan semakin baik dan transparan.
Pemerintah Desa Kuta menyambut baik kegiatan monitoring dan fasilitasi yang dilakukan oleh pihak Kecamatan Belik tersebut. Kepala Desa Kuta menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat membantu perangkat desa dalam mempersiapkan berbagai dokumen yang diperlukan untuk proses inspeksi Inspektorat.
Secara tidak langsung, kegiatan monitoring ini juga menjadi sarana evaluasi bagi pemerintah desa untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperbaiki sistem administrasi yang ada.
Selain melakukan pengecekan dokumen, tim monitoring juga memberikan sejumlah masukan terkait pengelolaan administrasi desa, pelaporan kegiatan, serta penyusunan arsip yang lebih tertib dan sistematis.
Dengan adanya pendampingan dari pihak kecamatan, diharapkan Pemerintah Desa Kuta dapat lebih siap dalam menghadapi proses inspeksi Inspektorat Kabupaten Pemalang. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan akuntabilitas serta transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.
Kegiatan monitoring dan fasilitasi tersebut berlangsung dengan lancar dan penuh koordinasi antara pihak kecamatan dan pemerintah desa. Seluruh perangkat desa terlihat aktif mengikuti arahan serta penjelasan yang diberikan oleh tim dari Kecamatan Belik.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah kecamatan dan pemerintah desa semakin kuat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang profesional, transparan, dan akuntabel demi pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat