Kegiatan

Camat Belik Hadiri Muscam IX MUI Kecamatan Belik 2026 di Pendopo Kecamatan.


Pemalang – Sabtu, 18 April 2026, Bapak Camat Belik menghadiri kegiatan Musyawarah Kecamatan (Muscam) IX tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang. Acara tersebut berlangsung di Pendopo Kecamatan Belik dengan dihadiri berbagai tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi keagamaan di wilayah setempat.
Kegiatan Muscam IX MUI Kecamatan Belik ini menjadi momentum penting dalam rangka evaluasi program kerja sebelumnya sekaligus menyusun rencana strategis ke depan. Selain itu, agenda utama dalam musyawarah ini adalah pemilihan kepengurusan baru MUI Kecamatan Belik periode berikutnya.
Dalam sambutannya, Bapak Camat Belik menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Muscam IX ini. Ia menilai bahwa peran MUI sangat strategis dalam menjaga kerukunan umat beragama serta membina kehidupan masyarakat yang religius dan harmonis.
“Kami sangat mengapresiasi peran aktif MUI Kecamatan Belik yang selama ini telah menjadi mitra pemerintah dalam membina umat dan menjaga stabilitas sosial di masyarakat,” ujar Camat Belik dalam kutipan langsungnya.
Lebih lanjut, Camat Belik juga berharap agar kepengurusan baru yang nantinya terpilih dapat melanjutkan program-program yang telah berjalan dengan baik serta menghadirkan inovasi baru dalam pembinaan umat. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah kecamatan dengan para ulama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di era modern.
Secara tidak langsung, Camat Belik juga menekankan bahwa keberadaan MUI tidak hanya sebagai lembaga keagamaan, tetapi juga sebagai pilar moral yang mampu memberikan arahan dan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Ketua panitia Muscam IX MUI Kecamatan Belik dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari seluruh desa di wilayah Kecamatan Belik. Ia menjelaskan bahwa Muscam merupakan forum tertinggi di tingkat kecamatan yang bertujuan untuk merumuskan kebijakan organisasi serta memperkuat peran MUI di tengah masyarakat.
“Musyawarah ini bukan hanya sekadar agenda rutin, tetapi juga sebagai wadah untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan peran MUI dalam membimbing umat,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu tokoh agama yang hadir dalam kegiatan tersebut juga menyampaikan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan umat. Ia menilai bahwa tantangan ke depan semakin kompleks, sehingga diperlukan peran aktif ulama dalam memberikan pencerahan kepada masyarakat.
Dalam suasana yang penuh khidmat, rangkaian acara Muscam IX MUI Kecamatan Belik berjalan dengan lancar. Selain sesi pembukaan dan sambutan, kegiatan juga diisi dengan sidang pleno yang membahas laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya serta penyusunan program kerja ke depan.
Muscam IX ini diharapkan mampu menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang dapat memperkuat eksistensi MUI di tingkat kecamatan. Dengan kepengurusan yang baru, diharapkan MUI Kecamatan Belik dapat semakin berperan aktif dalam menjaga nilai-nilai keagamaan serta mempererat hubungan antarumat beragama.
Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Belik tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antar tokoh agama dan masyarakat. Hal ini dinilai penting dalam memperkuat kebersamaan serta membangun komunikasi yang baik antara ulama dan pemerintah.
Dengan terselenggaranya Muscam IX MUI Kecamatan Belik tahun 2026 ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah dan para tokoh agama semakin kuat. Ke depan, kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang religius, harmonis, dan sejahtera di wilayah Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang.