AgendaKegiatan

Camat Belik Hadiri Festival Traditional Dance’s dan HUT ke-9 Sanggar Seni Tilamsari di Desa Bulakan.

Belik – Minggu, 11 Januari 2026, Camat Belik, Bp. Slamet Edy Riyanto, S.E., M.M., didampingi Kasi Trantib Kecamatan Belik, Bambang Martono, S.IP., M.M., menghadiri kegiatan Sanggar Seni Tilamsari di Desa Bulakan, Kecamatan Belik, dalam rangka Festival Traditional Dance’s sekaligus peringatan ulang tahun ke-9 Sanggar Seni Tilamsari. Kegiatan ini berlangsung meriah dengan dihadiri oleh pemerintah desa, tokoh masyarakat, para seniman, orang tua murid sanggar, serta masyarakat sekitar yang antusias menyaksikan berbagai pertunjukan seni tradisional.
Acara tersebut menjadi momentum penting bagi pelestarian budaya lokal, khususnya seni tari tradisional yang berkembang di wilayah Kecamatan Belik. Beragam penampilan tari khas daerah ditampilkan oleh para siswa sanggar dengan penuh semangat dan kreativitas. Nuansa kebudayaan yang kental terasa sejak awal acara, menegaskan komitmen Sanggar Seni Tilamsari dalam menjaga dan mengembangkan seni tradisi di tengah arus modernisasi.
Dalam sambutannya, Camat Belik, Bp. Slamet Edy Riyanto, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Sanggar Seni Tilamsari atas dedikasi dan konsistensinya selama sembilan tahun dalam membina generasi muda melalui seni budaya. Ia menegaskan bahwa keberadaan sanggar seni memiliki peran strategis dalam membangun karakter anak-anak dan remaja agar mencintai warisan budaya bangsa.
“Keberadaan Sanggar Seni Tilamsari ini sangat penting sebagai benteng budaya lokal. Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak tidak hanya belajar menari, tetapi juga belajar disiplin, kerja sama, dan mencintai identitas daerahnya,” ujar Camat Belik dalam kutipan langsung.
Lebih lanjut, Camat Belik berharap agar sanggar seni di Kecamatan Belik, khususnya Sanggar Seni Tilamsari, terus berkembang dan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun masyarakat. Ia juga menekankan bahwa pemerintah kecamatan akan selalu mendorong kegiatan-kegiatan positif yang mengangkat potensi seni dan budaya lokal.
Kasi Trantib Kecamatan Belik, Bambang Martono, S.IP., M.M., yang mendampingi Camat Belik dalam kegiatan tersebut, turut menyampaikan bahwa festival ini bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana edukasi budaya bagi masyarakat. Menurutnya, kegiatan seni seperti ini dapat mempererat kebersamaan sekaligus menjadi media pembinaan generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif.
“Festival Traditional Dance’s ini sangat bermanfaat, terutama untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya sejak dini. Anak-anak yang aktif di sanggar seni akan memiliki kegiatan positif dan produktif,” kata Bambang Martono dalam keterangannya.
Secara tidak langsung, Bambang Martono juga menegaskan bahwa pihak Kecamatan Belik akan terus memberikan dukungan moral dan fasilitasi sesuai dengan kewenangan yang ada agar sanggar seni dapat terus berkiprah dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ketua Sanggar Seni Tilamsari Desa Bulakan mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan Festival Traditional Dance’s dan peringatan ulang tahun ke-9 sanggar. Ia menyampaikan bahwa perjalanan sanggar selama sembilan tahun tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah kecamatan, pemerintah desa, para orang tua, serta masyarakat sekitar. Ia berharap sanggar seni ini dapat terus menjadi wadah pembinaan seni bagi generasi muda di Desa Bulakan dan sekitarnya.
Dalam pernyataan tidak langsungnya, ketua sanggar menjelaskan bahwa kegiatan festival ini juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa percaya diri para siswa sanggar agar berani tampil di depan umum, sekaligus sebagai ajang evaluasi hasil latihan yang selama ini dilakukan secara rutin.
Kepala Desa Bulakan dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan apresiasinya atas perhatian dari Camat Belik dan jajaran Kecamatan Belik terhadap pengembangan seni budaya di desanya. Ia menilai kehadiran pimpinan kecamatan memberikan motivasi tersendiri bagi para pengurus sanggar dan para siswa untuk terus berkarya dan berprestasi.
Rangkaian acara Festival Traditional Dance’s dan HUT ke-9 Sanggar Seni Tilamsari diisi dengan berbagai penampilan tari tradisional, seperti tari daerah khas Jawa Tengah, kreasi tari nusantara, serta pertunjukan seni lainnya yang memukau penonton. Para peserta tampil dengan kostum yang menarik dan penuh warna, mencerminkan kekayaan budaya Indonesia.
Masyarakat Desa Bulakan menyambut baik kegiatan ini. Salah satu warga menyampaikan secara langsung bahwa acara seperti ini sangat jarang ditemui dan menjadi hiburan yang mendidik bagi anak-anak maupun orang dewasa. Ia berharap kegiatan seni budaya dapat terus digelar secara rutin agar masyarakat semakin mencintai budaya lokal.
Secara keseluruhan, kegiatan pada Minggu, 11/1/2026, ini menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam upaya pelestarian seni budaya. Kehadiran Camat Belik, Bp. Slamet Edy Riyanto, S.E., M.M., yang didampingi Kasi Trantib Bambang Martono, S.IP., M.M., menjadi bukti nyata dukungan pemerintah terhadap eksistensi Sanggar Seni Tilamsari Desa Bulakan.
Dengan bertambahnya usia ke-9, Sanggar Seni Tilamsari diharapkan semakin matang dalam manajemen dan kualitas pembinaan seni, serta mampu mencetak generasi muda yang berkarakter, berbudaya, dan bangga terhadap warisan seni tradisional daerahnya