Kegiatan

Rakor Persiapan Teknis Pilkades 2026 Digelar, Kecamatan Belik Siap Matangkan Tahapan.


Pemalang – Pemerintah Kabupaten Pemalang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Teknis Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tahun 2026 pada Selasa, 14 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di ruang Sekretariat Daerah (Setda) tersebut diikuti oleh perwakilan dari berbagai kecamatan, termasuk Kecamatan Belik.
Dalam kegiatan tersebut, Camat Belik diwakilkan oleh Kepala Seksi Tata Pemerintahan (Kasi Tapem), Suwarno, S.H, yang hadir bersama stafnya. Kehadiran mereka menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kecamatan Belik dalam memastikan kesiapan pelaksanaan Pilkades 2026 berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Rakor ini bertujuan untuk menyamakan persepsi terkait teknis pelaksanaan Pilkades, mulai dari tahapan persiapan, mekanisme pencalonan, hingga pelaksanaan pemungutan suara. Selain itu, rapat juga membahas berbagai potensi kendala di lapangan serta langkah-langkah antisipasi yang perlu dilakukan oleh masing-masing wilayah.
Dalam keterangannya, Suwarno menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung penuh kegiatan tersebut sebagai bentuk koordinasi yang penting antar instansi. Ia menegaskan bahwa Kecamatan Belik siap mengikuti seluruh tahapan yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.
“Kami hadir untuk menyerap informasi dan arahan terkait persiapan teknis Pilkades 2026. Hal ini penting agar di tingkat kecamatan hingga desa tidak terjadi kesalahan dalam pelaksanaan,” ujar Suwarno.
Lebih lanjut, ia juga menambahkan bahwa hasil dari Rakor ini nantinya akan segera disosialisasikan kepada pemerintah desa di wilayah Kecamatan Belik. Langkah ini dilakukan agar seluruh perangkat desa dapat memahami dan mempersiapkan diri sejak dini.
Menurutnya, koordinasi yang baik menjadi kunci utama suksesnya penyelenggaraan Pilkades. Dengan adanya Rakor ini, diharapkan seluruh pihak dapat memiliki pemahaman yang sama terkait aturan dan prosedur yang harus dijalankan.
Sementara itu, dalam Rakor tersebut, pihak penyelenggara juga menekankan pentingnya menjaga netralitas, transparansi, serta akuntabilitas dalam setiap tahapan Pilkades. Hal ini guna menciptakan proses demokrasi di tingkat desa yang jujur dan adil.
Selain itu, dibahas pula mengenai kesiapan anggaran, pembentukan panitia Pilkades, serta mekanisme pengawasan yang akan melibatkan berbagai pihak terkait. Semua hal tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan Pilkades berjalan sesuai harapan.
Seorang narasumber dari pihak penyelenggara menyampaikan bahwa Pilkades merupakan momentum penting dalam menentukan kepemimpinan di tingkat desa. Oleh karena itu, seluruh pihak diminta untuk bekerja sama demi menciptakan suasana yang kondusif.
“Pilkades bukan hanya sekadar agenda rutin, tetapi juga menjadi bagian dari proses demokrasi yang harus dijaga integritasnya,” ungkapnya.
Dengan mengikuti Rakor ini, Kecamatan Belik menunjukkan kesiapan dan keseriusannya dalam menghadapi Pilkades 2026. Diharapkan, seluruh desa di wilayah tersebut dapat melaksanakan Pilkades dengan tertib, aman, dan lancar.
Kegiatan Rakor ini juga menjadi langkah awal dalam rangkaian panjang persiapan Pilkades yang akan dilaksanakan secara serentak. Pemerintah daerah berharap seluruh kecamatan dapat segera menindaklanjuti hasil Rakor dengan langkah konkret di lapangan.
Sebagai penutup, Suwarno menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan setiap tahapan Pilkades berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kami siap mendukung penuh pelaksanaan Pilkades 2026 agar berjalan sukses dan menghasilkan pemimpin desa yang amanah,” pungkasnya