Monitoring dan Evaluasi Administrasi Pemerintahan Desa serta Realisasi Keuangan Desa TA 2025 Digelar di Desa Sodongbasari.



Sodongbasari – Pemerintah Kecamatan Belik melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Administrasi Pemerintahan Desa dan Realisasi Keuangan Desa Tahun Anggaran 2025 pada Jum’at, 12/12/2025, bertempat di Balai Desa Sodongbasari. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan tertib administrasi desa serta kesesuaian pelaksanaan program pembangunan dengan perencanaan dan anggaran yang telah ditetapkan.
Pelaksanaan monev dibagi menjadi dua tim. Tim I (Administrasi Pemerintahan Desa) terdiri dari Suwarno, S.H., Nurokhman, S.A.P., Kuning Hasta R., S.IP., Edi Sugianto, S.Hut., serta Agus Nurokhman. Sementara itu, Tim II terdiri dari Nur Dwi P., S.KM., M.Si., Habib N.F., Amd., Tokhidin, Anangga Widuta, S.IP., Mustain, S.T., dan Saebatul Hamdi, S.E.
Kegiatan diawali dengan pengecekan dokumen administrasi pemerintahan desa, mulai dari kelengkapan buku administrasi, laporan kegiatan desa, hingga dokumen realisasi keuangan Desa Sodongbasari Tahun Anggaran 2025. Tim monev melakukan verifikasi secara detail untuk memastikan bahwa pengelolaan administrasi dan keuangan desa telah berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Salah satu anggota Tim I menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan agenda rutin yang sangat penting. “Monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk memastikan administrasi pemerintahan desa berjalan tertib, transparan, dan akuntabel, sekaligus sebagai upaya pembinaan agar pengelolaan keuangan desa semakin baik,” ujar Suwarno, S.H. dalam keterangannya.
Selain pemeriksaan administrasi, Tim II melanjutkan kegiatan dengan pengecekan langsung ke lokasi fisik pembangunan yang dibiayai dari anggaran desa. Beberapa titik yang menjadi fokus peninjauan antara lain pengaspalan jalan desa, pembangunan sarana dan prasarana toilet di lokasi wisata Tenaga Sodongbasari, serta pembangunan tembok pemandian umum yang diperuntukkan bagi masyarakat desa.
Nur Dwi P., S.KM., M.Si. menjelaskan bahwa pengecekan lapangan dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara laporan administrasi dengan kondisi riil di lapangan. Menurutnya, pembangunan fisik harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah anggaran desa digunakan secara tepat sasaran dan hasil pembangunannya dapat dirasakan langsung oleh warga,” ungkapnya.
Dari hasil peninjauan lapangan, secara umum pembangunan fisik di Desa Sodongbasari dinilai telah berjalan sesuai dengan rencana. Pengaspalan jalan desa diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Sementara itu, pembangunan fasilitas toilet dan tembok pemandian umum dinilai strategis dalam mendukung pengembangan potensi wisata serta kebutuhan sanitasi masyarakat setempat.
Pemerintah Desa Sodongbasari menyambut baik pelaksanaan monitoring dan evaluasi tersebut. Salah satu perangkat desa menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana evaluasi sekaligus pembelajaran. Ia berharap melalui monev, pengelolaan administrasi dan keuangan desa ke depan dapat semakin profesional dan sesuai regulasi.
“Dengan adanya monitoring dan evaluasi seperti ini, kami menjadi lebih paham terhadap kekurangan yang perlu diperbaiki, sehingga tata kelola pemerintahan desa ke depan bisa lebih baik,” tuturnya.
Melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi Administrasi Pemerintahan Desa dan Realisasi Keuangan Desa Tahun Anggaran 2025 ini, Pemerintah Kecamatan Belik berharap Desa Sodongbasari dapat terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, transparansi keuangan, serta keberhasilan pembangunan desa yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

