Rakor Festival Budaya Jimat Pengibaran Bendera Merah Putih 1000 Meter digelar di Aula Pendopo Disparpora Pemalang.
DiRakor Festival Budaya Jimat Pengibaran Bendera Merah Putih 1000 Meter di
gelar di Aula Pendopo Disparpora Pemalang
Pemalang – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Pemalang yang ke-451, Pemerintah Kabupaten Pemalang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Festival Budaya Jimat Pengibaran Bendera Merah Putih 1000 Meter. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, tanggal 6 Januari 2026, bertempat di Aula Pendopo Disparpora Kabupaten Pemalang, dan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah, komunitas, serta instansi terkait.
Camat Belik yang berhalangan hadir secara langsung diwakili oleh Kasi Trantib Kecamatan Belik, Bambang Martono, S.IP., M.M., yang turut mengikuti rangkaian rakor hingga selesai. Kehadiran perwakilan Kecamatan Belik ini menunjukkan dukungan penuh terhadap agenda budaya dan nasionalisme yang menjadi bagian penting dari peringatan hari jadi Kabupaten Pemalang.
Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disparpora) Kabupaten Pemalang, Bapak Fera Joko Susanto, selaku penanggung jawab kegiatan Festival Budaya Jimat. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa pengibaran Bendera Merah Putih sepanjang 1.000 meter bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi juga sarana menumbuhkan semangat kebangsaan dan cinta tanah air di tengah masyarakat.
“Festival Budaya Jimat ini merupakan ikon budaya Pemalang yang harus kita lestarikan bersama. Pengibaran Bendera Merah Putih 1.000 meter diharapkan menjadi simbol persatuan, gotong royong, dan kebanggaan daerah dalam memperingati HUT Kabupaten Pemalang ke-451,” ujar Fera Joko Susanto.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pemalang, Ibu Ika S., yang menekankan pentingnya publikasi dan penyebarluasan informasi kegiatan kepada masyarakat luas. Menurutnya, sinergi antarinstansi sangat diperlukan agar festival budaya ini dapat dikenal secara luas dan berjalan sukses.
Dari unsur kewilayahan, rakor juga dihadiri oleh Forkopimcam Belik, serta Kepala Desa Mendelem, Bapak Saryo, yang menyatakan kesiapan desa dan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung kelancaran kegiatan. Selain itu, hadir pula perwakilan Komunitas Ferata yang diketuai oleh Bapak Eka, sebagai salah satu komunitas yang selama ini aktif dalam kegiatan budaya dan sosial di Kabupaten Pemalang.
Dalam kesempatan tersebut, Kasi Trantib Kecamatan Belik, Bambang Martono, S.IP., M.M., menyampaikan bahwa pihak kecamatan siap bersinergi dengan pemerintah kabupaten dan seluruh pemangku kepentingan. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini membutuhkan koordinasi yang matang, terutama terkait pengamanan, ketertiban, dan kelancaran arus kegiatan di lapangan.
“Kami dari Kecamatan Belik siap mendukung penuh kegiatan Festival Budaya Jimat, khususnya pengibaran Bendera Merah Putih 1.000 meter. Koordinasi lintas sektor sangat penting agar kegiatan ini berjalan aman, tertib, dan sukses sesuai harapan bersama,” ungkap Bambang Martono.
Rakor ini juga diikuti oleh sekitar 50 instansi terkait, yang terdiri dari unsur OPD, TNI-Polri, relawan, serta perwakilan komunitas. Dalam pembahasan rakor, dibahas berbagai aspek teknis pelaksanaan kegiatan, mulai dari kesiapan lokasi, pembagian tugas, pengamanan, hingga rencana publikasi dan pelibatan masyarakat.
Dengan terselenggaranya rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama terkait peran dan tanggung jawab masing-masing. Festival Budaya Jimat Pengibaran Bendera Merah Putih 1.000 meter diharapkan tidak hanya menjadi agenda peringatan HUT Kabupaten Pemalang ke-451, tetapi juga menjadi momentum memperkuat identitas budaya, persatuan, dan semangat kebangsaan masyarakat Pemalang.

