BPBD Kabupaten Pemalang Salurkan Bantuan Mi Instan untuk Korban Bencana di Kecamatan Belik


Belik, Pemalang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang menyalurkan bantuan logistik berupa mi instan kepada warga terdampak bencana alam di wilayah Kecamatan Belik. Bantuan tersebut diterima secara resmi oleh perwakilan Kecamatan Belik, yakni Kasi Pelayanan Nur Dwi Pujiyanto, S.K.M., M.Si, pada Rabu, 11 Maret 2026, bertempat di ruang tamu Kantor Kecamatan Belik.
Penyerahan bantuan dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap kondisi masyarakat yang terdampak bencana alam dalam beberapa waktu terakhir. Total bantuan yang disalurkan mencapai 73 dus mi instan, yang nantinya akan didistribusikan kepada warga di desa-desa terdampak di wilayah Kecamatan Belik.
Kasi Pelayanan Kecamatan Belik, Nur Dwi Pujiyanto, menyampaikan bahwa bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat yang saat ini membutuhkan dukungan logistik, khususnya bahan pangan siap saji.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BPBD Kabupaten Pemalang atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini akan segera kami salurkan kepada warga terdampak bencana sesuai data yang telah dihimpun,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa mi instan dipilih sebagai bantuan darurat karena mudah disimpan, cepat disajikan, serta dapat memenuhi kebutuhan pangan sementara bagi korban bencana. Selain itu, distribusi bantuan akan dilakukan secara bertahap dengan berkoordinasi bersama pemerintah desa dan relawan setempat.
Menurut Nur Dwi Pujiyanto, pihak kecamatan telah mendata wilayah-wilayah yang terdampak bencana untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Ia juga menegaskan bahwa penyaluran akan mengutamakan warga yang paling membutuhkan.
Secara tidak langsung, ia menyampaikan bahwa pemerintah kecamatan berkomitmen menjaga transparansi dalam pendistribusian bantuan agar seluruh bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerimanya.
Sementara itu, pihak BPBD Kabupaten Pemalang menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya penanganan darurat bencana di wilayah kabupaten, termasuk Kecamatan Belik yang beberapa waktu terakhir mengalami dampak bencana alam.
Perwakilan BPBD menyebutkan bahwa bantuan logistik akan terus disalurkan sesuai kebutuhan dan perkembangan situasi di lapangan. Selain mi instan, kemungkinan bantuan lain juga akan diberikan apabila diperlukan.
Pemerintah Kecamatan Belik menyambut baik bantuan tersebut dan berjanji akan mempercepat proses distribusi. Koordinasi dengan kepala desa dan perangkat desa telah dilakukan untuk memastikan proses penyaluran berjalan tertib dan lancar.
Sejumlah perangkat desa yang hadir saat penerimaan bantuan juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas perhatian terhadap warganya. Mereka berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana.
Nur Dwi Pujiyanto menambahkan bahwa selain bantuan logistik, dukungan moral dan perhatian dari berbagai pihak juga sangat dibutuhkan oleh para korban.
“Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus menjadi bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan penerimaan bantuan berlangsung dengan tertib dan lancar di ruang tamu Kantor Kecamatan Belik. Setelah serah terima, bantuan langsung disiapkan untuk proses distribusi ke desa-desa terdampak.
Pemerintah Kecamatan Belik juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama di musim penghujan. Selain itu, warga diharapkan dapat saling membantu dan menjaga solidaritas sosial di lingkungan masing-masing.
Dengan adanya bantuan dari BPBD Kabupaten Pemalang ini, diharapkan kebutuhan pangan darurat masyarakat terdampak bencana dapat terpenuhi sementara waktu. Pemerintah daerah bersama pemerintah kecamatan akan terus memantau kondisi di lapangan dan siap mengambil langkah lanjutan jika diperlukan.
Penyaluran bantuan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah kecamatan dalam penanganan bencana, sekaligus menunjukkan kehadiran negara dalam melindungi dan membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah.

