Kegiatan

PMI Kecamatan Belik Salurkan Bantuan untuk Korban Rumah Rusak Akibat Angin Kencang di Desa Belik


Belik, 10 Maret 2026 — Tim Palang Merah Indonesia (PMI) perwakilan Kecamatan Belik menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban bencana angin kencang yang mengakibatkan kerusakan rumah di Desa Belik, Selasa (10/3/2026). Bantuan tersebut diberikan kepada Bapak Ahmad Khujeri, warga Dukuh Tengah RT 03 RW 05, yang rumahnya mengalami kerusakan cukup parah akibat terjangan angin.
Kegiatan penyerahan bantuan dilakukan langsung di lokasi rumah korban dengan dihadiri perwakilan PMI Kecamatan Belik, perangkat desa setempat, serta warga sekitar. Bantuan yang disalurkan berupa paket kebutuhan pokok, perlengkapan rumah tangga, dan material darurat untuk membantu perbaikan sementara bangunan yang rusak.
Perwakilan PMI Kecamatan Belik menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana alam. “Kami hadir untuk meringankan beban saudara kita yang tertimpa musibah. Semoga bantuan ini dapat membantu kebutuhan mendesak dan proses pemulihan,” ujarnya dalam sambutan singkat.
Menurut keterangan warga, peristiwa angin kencang terjadi pada malam hari dan datang secara tiba-tiba. Atap rumah korban beterbangan dan sebagian dinding mengalami kerusakan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material diperkirakan cukup besar.
Bapak Ahmad Khujeri mengaku sangat bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Ia mengatakan bahwa dirinya sempat panik saat angin kencang menghantam rumahnya. “Waktu itu anginnya sangat kencang, atap langsung terangkat. Saya dan keluarga hanya bisa menyelamatkan diri,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada PMI dan semua pihak yang telah membantu. “Alhamdulillah, terima kasih kepada PMI dan warga yang sudah peduli. Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk memperbaiki rumah,” tambahnya dengan haru.
Kepala Desa Belik melalui perwakilan perangkat desa turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pemerintah desa telah melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak cuaca ekstrem dan akan berupaya membantu sesuai kemampuan. Secara tidak langsung, ia menegaskan bahwa koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan agar penanganan korban berjalan cepat dan tepat sasaran.
Selain menyerahkan bantuan, tim PMI juga memberikan dukungan moril kepada keluarga korban. Kehadiran relawan diharapkan dapat menguatkan kondisi psikologis warga pascabencana. Warga sekitar tampak bergotong royong membantu membersihkan puing-puing bangunan yang rusak.
Seorang tokoh masyarakat setempat mengatakan bahwa solidaritas warga sangat tinggi ketika terjadi musibah. Menurutnya, sejak kejadian angin kencang, warga langsung membantu tanpa diminta. “Begitu tahu rumah Pak Ahmad rusak, warga langsung datang membantu membersihkan dan menutup bagian rumah yang terbuka,” katanya.
PMI Kecamatan Belik mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi. Musim pancaroba sering disertai angin kencang dan hujan lebat yang dapat membahayakan keselamatan serta merusak bangunan.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan keluarga korban dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih aman dan nyaman. Pemerintah desa, relawan, dan masyarakat diharapkan terus bersinergi dalam upaya penanggulangan bencana di wilayah Kecamatan Belik.
Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung lancar, tertib, dan penuh suasana kebersamaan. Warga berharap perhatian terhadap korban bencana dapat terus berlanjut hingga kondisi benar-benar pulih.