Kegiatan

Plt Sekcam Belik Hadiri Bimbingan Motivasi bagi Masyarakat Daerah Rawan Bencana Tahun 2026.


Belik, 11 Agustus 2026 – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Kecamatan Belik, Nur Dwi Pujiyanto, S.KM., M.Si., menghadiri kegiatan Bimbingan Motivasi terhadap Masyarakat Daerah Rawan Bencana Sosial dan Non Alam Tahun 2026 yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan ketahanan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana sosial maupun bencana nonalam. Selain memberikan pemahaman mengenai potensi risiko, kegiatan bimbingan motivasi juga diarahkan untuk membangun kesadaran masyarakat agar mampu menjaga ketertiban, memperkuat kepedulian sosial, serta mengambil langkah yang tepat ketika menghadapi situasi darurat.
Kehadiran Plt Sekcam Belik, Nur Dwi Pujiyanto, S.KM., M.Si., menunjukkan dukungan Pemerintah Kecamatan Belik terhadap kegiatan yang berkaitan dengan penguatan kapasitas masyarakat. Pemerintah kecamatan memandang bahwa kesiapsiagaan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Nur Dwi Pujiyanto menyampaikan pentingnya membangun sikap tanggap dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Menurutnya, masyarakat yang memiliki pengetahuan dan kesiapsiagaan akan lebih mampu menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi di wilayahnya.
“Kesiapsiagaan masyarakat merupakan bagian penting dalam menghadapi potensi bencana. Dengan pengetahuan, kepedulian, dan kebersamaan, masyarakat diharapkan mampu menjaga diri, keluarga, serta lingkungan di sekitarnya,” ujar Nur Dwi Pujiyanto.
Ia juga menekankan bahwa kegiatan bimbingan motivasi tidak sekadar memberikan informasi, tetapi menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat kebersamaan. Masyarakat di daerah yang memiliki potensi kerawanan perlu membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan pemerintah serta berbagai pihak terkait.
Bencana sosial dan nonalam dapat menimbulkan dampak yang luas apabila tidak diantisipasi dengan baik. Karena itu, penguatan kesiapsiagaan masyarakat menjadi langkah strategis untuk mengurangi risiko. Masyarakat diharapkan mampu mengenali kondisi lingkungan, memahami potensi kerawanan, dan segera berkoordinasi apabila menemukan situasi yang membutuhkan penanganan.
Kegiatan di Pendopo Kecamatan Belik ini juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Melalui komunikasi yang terbuka, berbagai persoalan di lingkungan dapat diketahui lebih cepat sehingga penanganannya dapat dilakukan secara lebih terarah.
Pemerintah Kecamatan Belik terus mendorong masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan sosial. Sikap saling peduli dinilai menjadi salah satu modal penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tangguh.
Secara tidak langsung, kegiatan bimbingan motivasi tersebut juga memberikan pesan bahwa penanganan bencana tidak hanya dilakukan setelah kejadian berlangsung. Upaya pencegahan, edukasi, kesiapsiagaan, dan penguatan kapasitas masyarakat harus dilakukan secara berkelanjutan.
Nur Dwi Pujiyanto berharap peserta dapat menerapkan pengetahuan dan motivasi yang diperoleh selama kegiatan dalam kehidupan sehari-hari. “Mari kita bangun budaya waspada, peduli, dan saling membantu. Kesiapan kita bersama akan menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai potensi risiko di masyarakat,” tambahnya.
Dengan terlaksananya Bimbingan Motivasi terhadap Masyarakat Daerah Rawan Bencana Sosial dan Non Alam Tahun 2026, diharapkan kesadaran masyarakat Kecamatan Belik terhadap pentingnya kesiapsiagaan semakin meningkat. Pemerintah Kecamatan Belik juga berkomitmen mendukung berbagai program yang bertujuan menciptakan masyarakat yang tangguh, peduli, dan mampu menghadapi potensi bencana secara bersama-sama.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kecamatan Belik yang aman, tertib, tangguh, dan memiliki kesiapan menghadapi berbagai tantangan kebencanaan.