Berita

Kebakaran Pasar Belik Pemalang, Api Berhasil Dipadamkan.

Setelah Penanganan Selama Lima Jam
PEMALANG – Kebakaran melanda kawasan Pasar Belik, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.45 WIB dan mengakibatkan sejumlah kios serta toko di area pasar terdampak kebakaran.
Api pertama kali diketahui berasal dari bagian depan pojok kiri area Pasar Belik. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan menjalar ke sejumlah bagian bangunan, kios, serta los yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Mendapatkan laporan adanya kebakaran Pasar Belik, petugas pemadam kebakaran bersama unsur Forkopimcam Belik, aparat keamanan, PMI, BPBD, relawan, dan masyarakat segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan pemadaman.
Proses penanganan kebakaran Pasar Belik berlangsung cukup panjang. Petugas membutuhkan waktu kurang lebih lima jam untuk mengendalikan kobaran api. Pemadaman dinyatakan selesai sekitar pukul 23.00 WIB.
“Seluruh unsur bergerak bersama-sama untuk melakukan pemadaman, pengamanan, serta memastikan api tidak semakin meluas ke bagian lain di kawasan Pasar Belik,” demikian informasi dari penanganan di lokasi kejadian.
Selain melakukan pemadaman pada titik-titik api, petugas juga melaksanakan penyekatan dan pengendalian agar kebakaran tidak merambat ke bangunan lain. Setelah api berhasil dikendalikan, proses dilanjutkan dengan pendinginan pada area yang telah terbakar.
Pengamanan di sekitar lokasi juga dilakukan untuk menjaga keselamatan masyarakat serta memberikan ruang bagi petugas agar proses pemadaman dapat berjalan dengan aman dan lancar.
Dugaan Sementara Penyebab Kebakaran Pasar Belik
Berdasarkan informasi awal yang diperoleh di lokasi, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari konsleting atau hubungan arus pendek listrik di bagian depan pojok kiri pasar.
Namun demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses pemeriksaan dan penyelidikan oleh pihak Kepolisian. Oleh karena itu, informasi mengenai dugaan konsleting listrik tersebut masih bersifat sementara hingga terdapat hasil pemeriksaan resmi dari pihak yang berwenang.
Petugas di lapangan menyerahkan proses penyelidikan penyebab kebakaran kepada aparat Kepolisian. Sementara itu, unsur terkait fokus pada penanganan dampak, pengamanan lokasi, serta pendataan terhadap bangunan dan tempat usaha yang terdampak.
Sejumlah Kios dan Los Pasar Belik Terdampak
Akibat kebakaran tersebut, sejumlah kios dan toko di kawasan Pasar Belik mengalami dampak. Berdasarkan data sementara, kawasan Pasar Belik memiliki sekitar 187 kios dan 635 los.
Hingga saat ini, jumlah pasti kios, toko, maupun los yang mengalami kerusakan masih dalam proses pendataan dan verifikasi di lapangan. Petugas akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui tingkat kerusakan serta dampak yang dialami para pedagang.
Berdasarkan pendataan dan informasi sementara, kerugian materiil akibat kebakaran Pasar Belik diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar.
Nilai tersebut masih merupakan perkiraan awal dan berpotensi berubah setelah dilakukan pendataan serta verifikasi secara menyeluruh terhadap bangunan, kios, los, barang dagangan, peralatan, dan aset lainnya yang terdampak kebakaran.
Meski kebakaran menimbulkan kerugian materiil yang cukup besar, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
“Alhamdulillah, dalam kejadian kebakaran ini tidak ada korban jiwa,” menjadi kabar yang melegakan di tengah musibah yang menimpa kawasan Pasar Belik.
Puluhan Unsur Terlibat dalam Penanganan Kebakaran
Penanganan kebakaran Pasar Belik melibatkan berbagai unsur dari Kabupaten Pemalang dan wilayah sekitarnya. Armada pemadam kebakaran dikerahkan dari Mako Pemalang sebanyak dua unit, Damkar Randudongkal satu unit, Damkar Bobotsari satu unit, serta Damkar Banyumas satu unit.
Selain petugas pemadam kebakaran, penanganan juga melibatkan Babinsa Belik, Polsek Belik, Dishub, Diskoperindag, ambulans, Trantib Kecamatan Belik, Forkopimcam Belik, PMI Pemalang, BPBD Pemalang, BPBD Purbalingga, serta berbagai organisasi relawan.
Unsur relawan yang turut membantu antara lain PRS atau Purbalingga Reaksi Cepat, Relawan Purbalingga Peduli, MDMC, Opa Sabawana, Pemalang Rescue, Moga Rescue, Orari, Randudongkal Rescue, PMR atau Pemalang Mountain Rescue, Tagana, Komunitas Toren Balap, serta warga masyarakat sekitar.
Seluruh unsur bahu-membahu melakukan pemadaman, pengamanan lokasi, pendinginan, pengaturan masyarakat, dan penanganan dampak pascakebakaran.
Setelah proses pemadaman selesai, lokasi Pasar Belik masih dalam pengamanan dan pemantauan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.
Sinergi antara petugas pemerintah, TNI-Polri, relawan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran Pasar Belik. Dengan kerja sama seluruh unsur, kobaran api akhirnya dapat dikendalikan setelah kurang lebih lima jam proses penanganan.
Peristiwa kebakaran Pasar Belik ini menjadi perhatian bersama dan diharapkan proses pendataan, penanganan dampak, serta penyelidikan penyebab kebakaran dapat segera dilakukan secara menyeluruh oleh pihak terkait.