Kegiatan

Pemkab Pemalang Salurkan Bantuan Air Bersih Gratis untuk Warga Belik Krajan Timur


​BELIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang kembali menyalurkan bantuan air bersih gratis guna membantu masyarakat yang terdampak krisis air bersih. Penyaluran bantuan yang berlangsung pada Senin, 7 September 2026 ini dipusatkan di wilayah RT 10 Desa Belik Krajan Timur, Kecamatan Belik.
​Kegiatan monitoring pendistribusian air bersih tersebut dilaksanakan langsung oleh jajaran Seksi Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Trantibum) Kecamatan Belik yang diwakilkan oleh stafnya, bekerja sama dengan jajaran Pemerintah Desa (Pempemdes) Belik yang diwakili oleh Sidikin. Langkah koordinasi ini dilakukan untuk memastikan bantuan terdistribusi secara tertib, adil, dan tepat sasaran.
​Respons Cepat Tanggap Krisis Air Bersih
​Musim kemarau yang melanda wilayah Kecamatan Belik dalam beberapa bulan terakhir menyebabkan debit air di sejumlah sumber warga menurun drastis. Kondisi ini memicu kesulitan akses air bersih untuk kebutuhan harian seperti memasak, minum, dan sanitasi dasar.
​Merespons kondisi tersebut, Pemkab Pemalang menginstruksikan pengiriman armada tangki air bersih ke area terdampak prioritas. Wilayah Belik Krajan Timur RT 10 menjadi salah satu titik fokus pendistribusian karena intensitas penurunan pasokan air tanah yang cukup signifikan di pemukiman warga setempat.
​Sejak pagi hari, puluhan warga tampak mengantre dengan membawa tempat penampungan air seperti ember, jeriken, hingga drum plastik. Meski jumlah penampung air cukup banyak, jalannya pendistribusian tetap teratur berkat pengawasan langsung di lapangan.
​Staf Trantibum Kecamatan Belik yang mengawal lokasi menyampaikan bahwa pemantauan ketat ini bertujuan untuk menjaga ketertiban umum selama proses pembagian air bersih. Menurutnya, koordinasi di lapangan sangat vital agar seluruh warga di lingkungan RT 10 mendapatkan hak pasokan air yang setara tanpa kendala.
​”Kami hadir untuk memastikan pendistribusian armada air bersih dari Pemkab Pemalang ini berjalan dengan aman, tertib, dan langsung diterima oleh masyarakat yang sangat membutuhkan,” tegas staf Trantibum Kecamatan Belik saat memantau lokasi pengisian air.
​Sinergi Pemdes Belik dan Pemkab Pemalang
​Perwakilan Pemdes Belik, Sidikin, mengapresiasi langkah cepat Pemkab Pemalang atas pengiriman bantuan armada air bersih ini. Ia menyebutkan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa menjadi kunci utama penanganan krisis air di wilayahnya.
​Sidikin menjelaskan bahwa pihak desa telah melakukan pemetaan wilayah RT mana saja yang berada dalam kondisi paling rentan krisis air. Data tersebut kemudian diteruskan ke tingkat kecamatan dan kabupaten untuk segera mendapatkan penanganan teknis.
​”Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Pemalang atas perhatian dan bantuan yang dialokasikan untuk warga Belik Krajan Timur. Pembagian di RT 10 ini sangat membantu meringankan beban harian masyarakat,” kata Sidikin di sela-sela pemantauan.
​Lebih lanjut, Sidikin menyampaikan bahwa Pemdes Belik akan terus berkoordinasi dengan dinas terkait apabila wilayah lain membutuhkan pasokan tambahan dalam beberapa waktu ke depan. Menurutnya, kesiapan data warga penerima menjadi kunci utama agar alokasi armada tangki dapat menjangkau seluruh titik kritis secara merata.
​Harapan Solusi Jangka Panjang
​Penyaluran bantuan air bersih ini disambut antusias oleh warga lokal. Bantuan pasokan tersebut dinilai sangat melegakan di tengah tantangan pemenuhan kebutuhan dasar air harian selama musim kemarau.
​Proses pendistribusian air bersih gratis ini selesai dengan lancar dan kondusif. Pemkab Pemalang bersama pihak Kecamatan Belik dan Pemdes Belik berkomitmen untuk terus memantau dinamika pasokan air di kawasan Belik Krajan Timur dan sekitarnya guna mengantisipasi dampak kemarau berkepanjangan